Siapa Layak Menggantikan Goetze?

Awal pekan lalu penggemar sepak bola dikejutkan dengan berita transfer menghebohkan. Mario Goetze yang disebut-sebut sebagai talenta terbaik Jerman resmi berpindah kostum untuk musim depan. Bayern Muenchen menggaet pemain Dortmund ini untuk musim depan dengan menebus klausul pembelian senilai 37 juta euro. Angka yang menjadikannya pemain termahal kedua dalam sejarah Bundesliga.

Kepergian Goetze jelas akan menyisakan lobang dalam skema permainan Borussia Dortmund. Goetze bersama Ilkay Guendogan adalah otak permainan Dortmund. Jelas Dortmund akan kehilangan pemain dengan peran vital dan bakat besar seperti dirinya.

Usai munculnya pengumuman resmi pihak klub terkait transfer Mario Goetze, sejumlah media memunculkan rumor pengganti pemain timnas Jerman ini. Dari nama lama seperti Shinji Kagawa hingga pemain klub rival Julian Draxler disebut-sebut sedang dalam proses perekrutan.

Lalu bagaimana prospek para pemain ini di Dortmund? Bagaimana pula kelayakan mereka menggantikan Goetze?

1.       Kevin De Bruyne

Kevin-De-Bruyne-Werder-Bremen

Sampai tulisan ini dibuat, Kevin De Bruyne menduduki pole position sebagai kandidat pengganti Goetze. Sejumlah pemberitaan menyebut bahwa Dortmund sudah sangat dekat untuk merealisasikan kepindahan De Bruyne. Dortmund disebut-sebut telah siap menyetorkan uang sebanyak 14,5 juta Euro untuk menebus kontrak De Bruyne dari Chelsea.

Diatas kertas pemain ini memang layak dikedepankan untuk mengisi pos Mario Goetze. Pemain asal Belgia ini tampil gemilang dalam masa peminjamannya di Werder Bremen. De Bruyne menjadi pemberi assist terbanyak di Bremen dengan sembilan assist. Meski Bremen terperosok di papan bawah, bukan berarti De Bruyne bermain buruk.

Kendala bagi kedatangan De Bruyne adalah ia digunakan sebagai alat barter Chelsea untuk mendatangkan Andre Schuerrle dari Leverkusen.

2.       Shinji Kagawa

Solusi paling pragmatis. Dua musim di Signal Iduna Park membuat Kagawa sangat mengenal skema permainan Dortmund. Otomatis ia tidak perlu beradaptasi lama untuk masuk dalam skema permainan Dortmund.

Pemain ini layak ditarik kembali meski hanya berstatus pinjaman.

3.       Julian Draxler

Entah siapa yang pertama meniupkan rumor bahwa Julian Draxler akan hijrah ke Signal Iduna Park. Yang jelas ia menjadi opsi paling sulit untuk didatangkan. Manajemen Schalke telah menetapkan kalau Draxler bersama kapten Benedikt Hoewedes akan menjadi simbol klub. Ditambah rivalitas sengit antara Dortmund dengan Schalke membuat transfer Draxler menjadi lelucon.

Meski sangat kecil, kemungkinan Draxler hijrah ke Signal Iduna Park selalu ada. Apalagi melihat tidak adanya stabilitas di kursi pelatih Schalke.

Jika melihat dari aspek olah raga Draxler juga kurang pas menggantikan Goetze. Gaya mainnya lebih mirip dengan Marco Reus. Jika memang Draxler yang akan menggantikan Goetze maka Klopp harus mengasah kreatifitas dan kemampuan umpan Draxler.

4.       Christian Eriksen

Disebut-sebut sebagai salah satu pemain muda terbaik Eropa. Eriksen barangkali bisa disebut Goetze-nya Ajax. Di usianya yang masih 21 tahun Eriksen tak hanya menjadi pemain penting di Ajax tapi juga di timnas Denmark.

Serupa dengan Goetze, pemain lulusan akademi Ajax ini memiliki visi permainan brilian dan umpan akurat. Filosofi Total Voetbal yang dianut Ajax Amsterdam akan memudahkan Eriksen untuk mengadaptasi permainan cair lini tengah Dortmund.  Jika melihat statistik rata-rata jarak tempuh dalam satu pertandingan antara Ajax dan Dortmund, Eriksen nampaknya tak akan kesulitan beradaptasi dengan permainan Dortmund yang menguras fisik.

5.       Moritz Leitner

leitner

Pemain terakhir ini barangkali adalah solusi paling ekonomis untuk mengisi kepergian Goetze. Leitner telah berkostum kuning hitam sejak musim panas 2011.

Pemain ini sempat disebut-sebut sebagai “the next big thing” sepak bola Jerman semasa masih memperkuat TSV 1860 Muenchen dan timnas Jerman U17. Ia memiliki kemampuan olah bola dan visi permainan brilian.

Leitner awalnya didatangkan untuk menjadi pelapis Ilkay Guendogan sebagai deep-lying-playmaker. Namun kurang disiplinnya dalam bertahan ditambah penampilan memikat Guendogan membuat Leitner menjadi penghuni tetap bangku cadangan Dortmund.

Kepergian Goetze bisa menjadi momen kebangkitan Leitner. Sejak kedatangan Nuri Sahin pelatih Juergen Klopp beberapa kali menurunkan Leitner sebagai gelandang serang, posisi naturalnya. Meski memiliki bakat dan pemahaman taktik Dortmund Leitner masih terlalu ‘mentah’ untuk menjadi tumpuan serangan tim. Jika diberi kesempatan mungkin dalam waktu dua tahun ia bisa menjelma menjadi pemain kunci Dortmund. Namun sampai momen itu Klopp harus memiliki pemain yang lebih matang untuk mengisi posisi Goetze.

Iklan

One Response to Siapa Layak Menggantikan Goetze?

  1. airyz says:

    kagawa boleh juga..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: