Harapan dibalik Kekalahan

“Musim kami dimulai sekarang” demikian sebut pelatih Borussia Dortmund Juergen Klopp dalam konferensi pers jelang pertandingan melawan Koeln. Meski kompetisi telah berjalan tujuh pekan namun baru kali ini Dortmund diperkuat mayoritas pemain kunci. Sejak awal musim klub kuning hitam ini memang diterpa badai cedera. Akibatnya lini mereka minim kreatifitas serta barisan pertahanan mereka tak setangguh biasanya. Klub yang digadang-gadang bakal menjadi penantang terkuat Bayern Muenchen dalam perebutan gelar Bundesliga ini pun terperosok ke papan bawah.

Daftar starting line-up Dortmund pun terlihat menjanjikan. Klub yang bermarkas di Signal Iduna Park ini untuk pertama kalinya memainkan gelandang Marco Reus, Henrikh Mkhitaryan serta Shinji Kagawa dalam satu line-up. Ditambah kembalinya gelandang bertahan Ilkay Gundogan yang absen setahun lebih, lini tengah Dortmund pun nampak menjanjikan.

Sayang nama besar yang mengisi daftar line-up Dortmund tak menjamin hasil akhir. Peraih juara BUndesliga 2011 ini terpaksa harus menelan kekalahan 1-2 dari Koeln yang notabene adalah tim promosi. Meski lebih banyak menguasai pertandingan klub lembah Ruehr ini hanya mampu mencetak satu gol. Koeln sebaliknya berhasil memanfaatkan kelengahan barisan pertahanan Dortmund. Dua gol yang dicetak “the Billy Goats” semuanya berasal dari kesalahan pemain belakang Dortmund.

Hasil ini menempatkan Dortmund di posisi 14 klasemen Bundesliga. Tujuh poin yang mereka raih terpaut jauh dari Bayern yang telah mengemas 20 poin. Bisa dibilang peluang Dortmund menjuarai Bundesliga hampir habis.

Pertandingan melawan Koeln benar-benar menunjukkan kelemahan Dortmund. Permainan cepat yang biasa mereka mainkan tak berguna menghadapi lawan yang menumpuk pemain di belakang. Para pemain bertahan banyak melakukan kesalahan. Sialnya dua kesalahan pemain bertahan ini berujung pada dua gol Koeln.

Reus dan Mkhitaryan juga belum kembali ke performa terbaik setelah absen selama sebulan. Begitu juga dengan Gundogan yang absen lebih dari setahun. Mengharapkan ketiganya langsung berkontribusi maksimal jelas sulit. Butuh waktu sampai mereka menemukan ritme permainan terbaik.

Meski merusak peluang Dortmund menjuarai Bundesliga pertandingan melawan Koeln sebetulnya memberi secercah harapan. Kombinasi Kagawa dan Reus yang baru pertama kalinya bermain bersama terlihat menjanjikan. Umpan satu dua diantara gelandang kreatif Dortmund yang sempat hilang sepeninggal Mario Goetze kembali terlihat.

Hal ini bisa menjadi senjata penting mengarungi sisa kommpetisi. Naiknya status Dortmund sebagai klub besar Eropa menjadikan sejumlah lawan mereka memilih bertahan dan menumpuk pemaain di belakang. Saat seperti inilah Dortmund membutuhkan pemain kreatif yang pintar memanfaatkan ruang sempit. Kombinasi Kagawa dan Reus memberikan solusi untuk itu.

Adalah tugas Klopp memastikan kerjasama keduanya semakin baik. Tanpa arahan dari sang pelatih potensi kerjasama dua pemain kreatif ini menjadi sia-sia. Dengan semakin jelinya lawan-lawan mereka meredam serangan Dortmund, akan sangat naif jika Klopp tidak memaksimalkan senjata ‘baru’ yang dimilikinya.

 

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: