Komentar Pertandingan: Mkhitaryan Yang Tak Biasa

Borussia Dortmund melanjutkan tren kemenangan mereka di 2015. Rival terbesar mereka Schalke 04 takluk dengan skor 0-3 dalam laga bertajuk Rivierderby Sabtu (28/2) lalu. Kemenangan ini menjadi kemengan keempat mereka di 2015 dan mendongkrak posisi Dortmund ke peringkat 10 klasemen sementara Bundesliga .

Tak hanya skor akhir yang menunjukkan keunggulan Dortmund, tim kuning hitam itu juga menunjukkan keunggulan dengan mendominasi permainan. Sebanyak 31 tembakan yang dilepaskan pemain-pemain Dortmund ke gawang Schalke hanya mampu dibalas tiga tembakan. Bisa dibilang, Schalke cukup beruntung hanya kebobolan tiga gol.

Statistik mencolok seperti ini memang familiar dengan permainan Dortmund musim ini. Mereka senantiasa mendominasi serangan dengan melepaskan banyak tembakan, namun hanya sedikit yang berbuah gol. Hingga pekan 23 Bundesliga Dortmund menjadi tim kedua terbanyak melakukan tembakan di Bundesliga, sementara produktifitas mereka hanya di urutan sembilan. Baca pos ini lebih lanjut

Iklan

Refleksi Wilhelmshaven

Selang sepekan setelah menaklukkan sang rival Bayern Muenchen di ajang DFL Supercup, Borussia Dortmund kembali berlaga. Kali ini bertandang ke Wilhelmshaven, klub divisi empat. Jika melihat bagaimana Dortmund menghancurkan Bayern, banyak yang megira Dortmund akan melenggang dengan mudah di putaran pertama DFB Pokal. Kenyataannya, mereka harus menunggu hingga pertengahan babak kedua untuk membobol gawang tuan rumah.

Menghadai klub yang kelasnya jauh dibawah mereka, finalis Liga Champions ini tetap memainkan pemain-pemain terbaik mereka. Rekrutan baru Pierre Aubameyang diberi kesempatan menjalani debutnya bersama si kuning hitam. Di bawah mistar Klopp memilih memasang Mitch Langerak, kiper yang mengantar mereka menjadi kampiun DFB Pokal 2012.

courtesy: ruhrnachrichten.de

courtesy: ruhrnachrichten.de

Dengan mengusung pemain-pemain terbaik sudah sewajarnya Die Borussen menang mudah. Terlebih jika melihat perbedaan dengan sang lawan yang berlaga di divisi empat.

Namun sepak bola bukan kalkulasi matematis. Ada sebuah proses selama 90 menit yang akan menentukan hasil akhir pertandingan. Pun demikian yang terjadi akhir pekan lalu di Wilhelmshaven. Sebuah proses penentuan hasil pertandingan terjadi selama 90 menit.

Baca pos ini lebih lanjut